Tuesday, April 14, 2009

Pesawat Avia Star Meledak setelah Tabrak Gunung Tulem

http://www.jawapos.co.id/halaman/index.php?act=detail&nid=62725

Pesawat Avia Star Meledak setelah Tabrak Gunung Tulem

Enam Kru Pesawat Tewas

WAMENA - Pesawat terbang berbadan besar milik maskapai penerbangan Avia Star jenis Boeing 300 BAE 146 Kamis (9/4) sekitar pukul 07.30 Wit menabrak Gunung Tulem, Desa Aikira, Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua. Pesawat tersebut terbang dari Bandara Sentani, Jayapura, sekitar pukul 06.00 Wit menuju Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Akibat kecelakaan itu, enam kru pesawat dilaporkan tewas. Keenam kru adalah Kapten Lukman (pilot), Kapten Sigit (kopilot), Tubagus Nikmaturahman (load master), Ida (pramugari), Asmarani (pramugari), dan Rahmat (mekanik). Pesawat yang tidak membawa penumpang tersebut hanya mengangkut kru dan bahan makanan serta bangunan.

Dari pantauan Cenderawasih Pos (Group Jawa Pos) di lokasi jatuhnya pesawat di atas Gunung Tulem, pesawat berjenis jet itu hancur berkeping-keping. Pesawat diperkirakan terlebih dulu menabrak Gunung Tulem kemudian sempat terseret sekitar 500 meter, dan langsung meledak.

Di sekitar lokasi jatuhnya pesawat, terlihat puing-puing pesawat berserakan di empat lokasi berbeda yang jaraknya tak jauh dari titik jatuhnya pesawat. Pada lokasi pertama terdapat ekor pesawat dan sepenggal badan belakang pesawat yang sudah hancur. Lokasi kedua terdapat badan pesawat dengan mesin yang sudah terbelah, dan ditemukan sebuah kotak berwarna orange berukuran 50 x 150 cm yang diduga black box (kotak hitam) dan langsung diamankan pihak kepolisian.

Di lokasi ketiga, terdapat bagian depan pesawat (kepala) yang terbelah dan di sekitarnya terdapat bekas bahan makanan seperti mi instan, rokok anggur kupu, rinso, pakaian, seng, serta enam buah drum yang berisi aspal.

Di lokasi ketiga yang jaraknya sekitar 30 meter di sebelah kiri bagian depan pesawat yang sudah terbelah, ditemukan seorang korban pertama atas nama Rahmat (mekanik) yang langsung dievakuasi dengan mengguakan Heli Mission ke RSUD Wamena.

Di lokasi keempat, terdapat mesin pesawat yang sudah terbelah dan masih menyemburkan api kecil sehingga diperkirakan masih berbahaya dan langsung di-police line.

Dari informasi yang dihimpun, pesawat nahas itu diduga mengalami kerusakan mesin. Bahkan, sebelumnya terdengar bunyi ledakan kecil (seperti motor yang rusak pada bagian busi) pada bagian mesin.

Salah satu saksi mata yang minta namanya tidak dikorankan mengatakan, pesawat tersebut sempat terlihat akan hendak mendarat di Bandara Wamena. Namun, pesawat kembali take off (naik) setelah itu sempat berputar-putar di atas udara dengan ketinggian tidak jauh dari permukiman penduduk.

Setelah pesawat berputar-putar di atas udara, pihak tower Bandara Wamena langsung mengontak pilot. Tapi, setelah dikontak, ternyata sinyal pesawat hilang. Kemudian terlihat kepulan asap dan api di Gunung Tulem. (nal/jpnn/end)

No comments: